Sabtu, 02 Juli 2016

Smartphone Masa Depan?


Smartphone masa depan? Pernahkah Anda membayangkan masa sekarang ini di masa lalu? 10-20 tahun yang lalu tak terbayangkan oleh kita mengenai smartphone yang sedemikian canggihnya seperti yang kita miliki sekarang. Bahkan bisa jadi akan banyak yang menertawakan kita saat kita mengatakan ingin memiliki smartphone yang bisa melakukan banyak hal. Ketika segalanya berada dalam genggaman kita. Sebentuk benda yang mungkil tapi menyimpan kekuatan yang sangat luar bisa.

Sudah berapa banyak orang yang berubah hidupnya karena teknologi. Teknologi yang canggih telah membuat masa depan orang menjadi berubah lebih baik atau sebaliknya lebih buruk. Bicara soal lebih buruk tentunya tak sedikit orang yang memanfaatkan smartphone untuk melakukan tindak kriminal atau sekadar melakukan tindakan mesum bersama pasangan. Lalu direkam, disebar. Ditangkaplah sama polisi. Lalu ada yang bilang jama sekarang makin edan? Percayalah, sebelum ada smartphone pun sudah ada orang yang berkelakuan demikian, hanya mereka tak punya teknologi untuk mengabadikannya.

Inilah salahnya ketika ponsel pintar berada di tangan yang salah. Sebelum menggunakan smartphone kita harus memastikan kita cukup smart untuk tidak dikendalikan oleh smartphone tersebut. Jangan sampai kita berubah menjadi manusia yang sibuk dengan smartphone tanpa memperdulikan sekitar kita apalagi sampai kehilangan jati diri kita sebagai manusia. Itu buruknya smartphone yang membuat banyak orang menjadi terjerumus pada hal-hal yang mengendalikan sisi gelap diri mereka.

Namun, jangan salah, tak sedikit orang yang bisa berbagi kebaikan tidak hanya untuk orang di sekitarnya tetapi dengan orang di seluruh dunia setelah memiliki smartphone. Informasi berkembang dengan cepatnya dan siapa pun bisa tahu informasi dalam hitungan detik setelah kejadian tersebut berlangsung. Pengeboman di mana-mana kita tinggal baca melalui smartphone. Biaya internet sekarang juga cukup terjangkau. Berbeda dengan dulu ya. Teknologi dulunya hanya milik orang-orang kaya yang punya banyak uang. Sekarang? Dengan uang 10ribu kita sudah bisa beli paket internet. Harga smartphone juga banyak yang dibanderol dengan harga ratusan ribu rupiah. Masih kurang murah? Bisa cari smartphone bekas yang dijual pemiliknya dengan harga jauh lebih murah dibandingkan aslinya.

Searang tahun 2016, dapatkah kita membayangkan amsa depan smartphone ke depannya? Bagaimana bentuk smartphone 10 atau 20 tahun akan datang? Saya membayangkan ketika anak saya sudah besar dan menghadapi suatu problema yang dia cari adalah aplikasi untuk menyelesaikan masalah yang dia hadapi tersebut. Jangan heran nantinya anak-anak kita bilang, “Ini ada ngerjainnya pake aplikasi apa?”

Seperti itu.

Anak-anak kita adalah generasi digital. Mereka lahir dan langsung mengenal smartphone. Bahkan kita mengabadikan momen kelahiran dia sampai sekarang menggunakan smartphone. Belum lagi orang tua yang memang suka mengunggah foto anaknya di sosial media. Anak-anak yang baru saja lahir itu pun punya sosial medianya sendiri. Album kenangan digital yang bisa dilihat kapan saja. Kapan saja kita mau. Bahkan itu bisa menjadi bukti sejarah ketika dia dewasa nanti.

Beda sekali dengan masa kecil kita bukan?

Apa yang kita miliki sekarang adalah imajinasi yang diwujudkan oleh waktu. Terbayangkah apa yang akan diwujudkan wkatu untuk smartphone berikutnya. Saya sudah tidak sabar menunggu perkembangan smartphone beberapa dekade ke depan dan melihat apa yang akan dimiliki oleh anak-anak kita bahkan cucu kita nantinya. Ketika semua menjadi semudah genggaman tangan.