Senin, 12 September 2016

Ketika Segalanya di Dalam Genggaman


Keberadaan smartphone mengubah segalanya. Mengubah banyak hal. Beberapa hal masih seperti sebelumnya namun lebih banyak yang berubah. Bergerak tak terkendali jika tak dipegangi dengan kuat. Smartphone hampir bisa melakukan segalanya. Dia hanya minus rasa. Apa sih yang tak bisa dilakukan smartphone sekarang ini?

Kebanyakan dari kita sangat bergantung pada smartphone. Seakan tak bisa hidup tanpanya. Padahal kita bernapas masih menggunakan oksigen, tetapi candu smartphone sangat memabukkan. Dia seperti teman dekat yang setia kapan pun dan di mana pun kita butuhkan.

Smartphone. Dia yang selalu setia dalam genggaman. Hampir segela yang kita lakukan berkaitan dengan smartphone. Bahkan saat saya menuliskan postingan ini pun masih menggunakan smartphone. Ada sih komputer tapi kalau bisa menggunakan smartphone, mengapa tidak menggunakannya?

Dibandingkan komputer yang biasanya saya gunakan, smartphone saya memang kinerjanya lebih cepat. Maklum pake PC lama dan yang baru RAM-nya hanya 1GB. Kalah sama smartphone yang saya gunakan. Apalagi internet di HP selalu menyala berbeda dengan PC yang harus menggunakan modem android lagi. Ujung-ujungnya tetap pake smartphone.

Smartphone bisa menggantikan kamera untuk memotret. Smartphone bisa menggantikan telpon rumah yang hanya bisa digunakan di rumah. Smartphone juga bisa digunakan untuk bekerja seperti laptop. Bahkan televisi pun sebenarnya banyak digantikan oleh smartphone. Apalagi di Indonesia, khusus yang menggunakan jaringan publik, bisa dihitung dengan jari programnya yang bermanfaat. Beda cerita dengan menonton di Youtube atau jalur streaming video lainnya.

Pengguna smartphone bisa memilih semuanya dalam genggaman. Informasi yang masuk dan keluar dia yang menentukan. Tidak hanya dicekoki oleh media yang suka mengalihkan isu.

Semuanya dalam genggaman kita sekarang. Mau dibawa ke mana?