Selasa, 01 Agustus 2017

Negara Mana yang Paling Banyak Terserang Virus Malware?


      Beberapa waktu yang lalu tepatnya pada periode April hingga Juni 2017 produk Kaspersky Lab mendeteksi dan mengatakan  bahwasnanya total sebanyak 63.052 insiden dari 20 besar malware yang berada di Internet terhadap komputer pengguna Kaspersky Security Network (KSN) di Indonesia. Secara keseluruhan dan jika dipersentasekan total sebanyak 10,37 persen pengguna rata-rata diserang oleh ancaman yang berada di web selama periode yang satu ini. Indonesia menempati urutan ke-62 di seluruh dunia dalam hal bahaya yang terkait dengan berselancar di web pada akhir bulan Juni 2017.

      Menurut informasi yang diperoleh dikatakan bahwsannya terdapat lima besar negara diserang oleh ancaman yang berasal dari website pada bulan Juni tahun 2017 ini diantaranya adalah Belarusia (16,65 persen), peringkat kedua diduduki oleh Aljazair dan juga Albania dimana masing-masing sebesar 15,98 persen dan juga 14,24 persen. Lalum ditempati oleh India sebanyak 13,57 perse  dan Negara Ukraina sebanyak 13,03 persen .

      Sementara itu, data serangan dari infeksi lokal pada periode April hingga Juni 2017 yang berhasil terdeksi oleh produk Kaspersky Lab total sebanyak 154.743 insiden dari 20 besar malware yang berada di Internet terhadap komputer pengguna KSN di Indonesia. Secara keseluruhan, sebanyak 16,87 persen pengguna di Tanah Air rata-rata diserang oleh ancaman lokal selama periode ini. Indonesia menempati urutan ke 44 di seluruh dunia pada akhir bulan Juni 2017.

      Berdasarkan informasi yang diperoleh dikabarkan jika lima besar negara diserang oleh infeksi lokal pada bulan Juni 2017 diantaranya adalah Uzbekistan pada urutan pertama dengan 26,66 persen, diikuti Turkmenistan sebanyak 24,55dan Etiopia sebesar  22,14 persen. Lalu, diduduki oleh oleh Afganistan sebanyak 20,70 persen dan Negara Suriah (20,13 persen). Jika , para pelanggan Kaspersky Lab diserang oleh ancaman online, perusahaan juga mencatat sumber ancaman ini - lokasi dari program berbahaya yang mencoba menginfeksi sistem. Berdasarkan dari data ini, maka dapat disimpulkan jumlah insiden berbahaya yang disebabkan oleh virus malware bersumber dari Indonesia yakni sebanyak 114.595 insiden yang tercatat pada periode April hingga Juni 2017. Negara kita Indonesia menempati urutan ke-32 di seluruh dunia pada akhir bulan Juni 2017. Dimana posisi teratas ditempati oleh Negara Amerika, yang diikuti oleh Negara Belanda dan juga Perancis.

  
      Beberapa waktu yang lalu tepatnya pada periode April hingga Juni 2017 produk Kaspersky Lab mendeteksi dan mengatakan  bahwasnanya total sebanyak 63.052 insiden dari 20 besar malware yang berada di Internet terhadap komputer pengguna Kaspersky Security Network (KSN) di Indonesia. Secara keseluruhan dan jika dipersentasekan total sebanyak 10,37 persen pengguna rata-rata diserang oleh ancaman yang berada di web selama periode yang satu ini. Indonesia menempati urutan ke-62 di seluruh dunia dalam hal bahaya yang terkait dengan berselancar di web pada akhir bulan Juni 2017.

      Menurut informasi yang diperoleh dikatakan bahwsannya terdapat lima besar negara diserang oleh ancaman yang berasal dari website pada bulan Juni tahun 2017 ini diantaranya adalah Belarusia (16,65 persen), peringkat kedua diduduki oleh Aljazair dan juga Albania dimana masing-masing sebesar 15,98 persen dan juga 14,24 persen. Lalum ditempati oleh India sebanyak 13,57 perse  dan Negara Ukraina sebanyak 13,03 persen .

      Sementara itu, data serangan dari infeksi lokal pada periode April hingga Juni 2017 yang berhasil terdeksi oleh produk Kaspersky Lab total sebanyak 154.743 insiden dari 20 besar malware yang berada di Internet terhadap komputer pengguna KSN di Indonesia. Secara keseluruhan, sebanyak 16,87 persen pengguna di Tanah Air rata-rata diserang oleh ancaman lokal selama periode ini. Indonesia menempati urutan ke 44 di seluruh dunia pada akhir bulan Juni 2017.

      Berdasarkan informasi yang diperoleh dikabarkan jika lima besar negara diserang oleh infeksi lokal pada bulan Juni 2017 diantaranya adalah Uzbekistan pada urutan pertama dengan 26,66 persen, diikuti Turkmenistan sebanyak 24,55dan Etiopia sebesar  22,14 persen. Lalu, diduduki oleh oleh Afganistan sebanyak 20,70 persen dan Negara Suriah (20,13 persen). Jika , para pelanggan Kaspersky Lab diserang oleh ancaman online, perusahaan juga mencatat sumber ancaman ini - lokasi dari program berbahaya yang mencoba menginfeksi sistem. Berdasarkan dari data ini, maka dapat disimpulkan jumlah insiden berbahaya yang disebabkan oleh virus malware bersumber dari Indonesia yakni sebanyak 114.595 insiden yang tercatat pada periode April hingga Juni 2017. Negara kita Indonesia menempati urutan ke-32 di seluruh dunia pada akhir bulan Juni 2017. Dimana posisi teratas ditempati oleh Negara Amerika, yang diikuti oleh Negara Belanda dan juga Perancis.