Senin, 25 Desember 2017

BERBAGI PENGALAMAN MENGENDARAI HONDA CRF 150 L




Untuk pertama kalinya Honda memboyong para rekan media online dan pers berbagi pengalaman mengendarai motor trail ke arena balap offroad. Honda pun mengusung konsep serupa dialam liar untuk membagikan pengalaman yang sama kepada rekan media untuk menjajal medan offroad.

Dengan konsep Trail, Honda menampilan model motor yang tinggi kekar melekat kuat pada motor trail gagah Honda CRF150L. Honda menyediakan track khusus di kampung ASTRA untuk menjajal langsung motor trail terbarunya.

Blogger softerner.com mendapat kesempatan untuk merasakan sensasi bermanuver mengendarai motor trail generasi terbaru CRF 150 L ini. Sebuah jalur khusus di kawasan Pontianak Kota ini di sediakan khusus untuk menjajal langsung sensasi bermanuver menggunakan motor pabrikan HONDA yaitu CRF 150 L.


Sebelum memulai test drive, menunggangi dan menggeber CRF150L,
Blogger softerner.com dibekali tatacara berkendara di medan offroad oleh instruktur dari IOF dan di bekali dengan berbagai jenis perlengkapan keamanan berkendara di medan perang lumpur. Mulai dari helm, body protector, sarung tangan, kacamata, dan tak lupa sepatu khas motocross.

Sebagai crosser amatiran blogger softerner.com memang minim pengalaman. Walau bukan pertama kali menggeber motor trail, terasa lebih menegangkan seperti sedang kembali kepada masa saat berkerja di perusahaan perkebunan, dahulu saat berada di Kapuas Hulu Kalimantan Barat, Akses jalan perusahaan perkebunan hanyalah medan tanah dengan tekstur berbeda-beda
maka hanya cocok mengendarai motor trail..

Suspensi dan kaki-kaki yang gagah

Pada saat mulai menarik tuas gas, rasa tegang mulai menyelimuti terutama saat melewati jalur dan sejumlah rintangan Diawal dengan tikungan pertama jalan tergenang air pasang dan tak dapat dipungkiri jika mengendarai motor trail terasa menyulitkan dan perlu adaptasi
terlebih ketika diajak bermanuver di alam liar lebih berbeda dengan di sirkuit balap'.

Di arena ini kami disuguhi jalur dengan jenis single track.
Blogger softerner.com walaupun memilik postur tubuh ya ideal untuk para crosser, desain motor ini terbilang nyaman untuk melalui beragam track. Selain itu, motor juga tidak mudah tersangkut di kubanggan maupun rintangan akar pohon maupun gundukan tanah yang mengapit track.


Berbekal suspensi Showa Long Travel Inverted Front Fork dengan diameter pipa 37mm dan panjang stroke 225mm membuatnya mudah diajak bermanuver. Suspensi belakang telah dilengkapi sistem Pro-link untuk memberikan jarak main (travel axle) 210mm.

Dibagian kakinya telah mengusung velg alumunium berukuran 21 inci di bagian depan dan 18 inci di belakang yang dibalut ban tahu. Untuk sistem pengereman, motor menggunakan Wavy Disc Brake melalui rem cakram depan wavy berukuran 240 mm dan belakang 220 mm.


Penggunaan suspensi dan jok motor cukup membantu selama berkeliling di dalam lintasan bergelombang. Honda memang mengklaim jok motor milik CRF150L jauh lebih baik ketimbang pesaingnya seperti Kawasaki di segmen serupa.

Masalah tenaga, CRF150L menggendong mesin 150cc SOHC air cooled PGM-FI yang terasa cukup nyaman ketika bermanuver. Sesuai fungsinya mesin terasa cukup membantu untuk melintas di tanjakan terjal dan bergunduk, meski sedikit meraung.

Meski terasa nyaman saat dipakai bermanuver di track basah, sayangnya Honda tidak menyediakan jalur aspal di tengah sesi uji coba. Padahal, Honda mengklaim motor ini bisa digunakan di segala medan.

Walau menyulitkan bagi para pemula namun menyenangkan, meski melelahkan.

Usai mengendarai menggelilingi sirkuit, sebagai pengguna pemula rasanya tidak terlalu menyulitkan. Meski tak bisa dipungkiri jika tetap terasa lelah usai bermanuver dengan jalur yang beragam.