Sabtu, 01 Desember 2018

Ikutan Kuis CRF150L Honda Kalbar Yuk!





Ini dia 10 kelebihan Honda CRF150L!


Honda CRF150L vs Kawasaki KLX150 BF
Honda CRF150L dibekali dengan suspensi upside down 37mm besutan Showa!

Ukuran suspensi sama seperti milik Honda CBR250RR yang eksotik. Tentunya, lebih gambot dibandingkan dengan suspensi Kawasaki KLX 150 BF, BF SE. maupun BF SE Extreme yang hanya berukuran 35mm. Handling yang berpotensi lebih baik!

Kaki-Kaki & Pengereman
Sama-sama suah mengusung velg alumunium 21-18 inci serta ban khusus dual-purpose berukuran 2.75 & 4.10, tapi sisi detail Honda CRF150L lebih unggul. Suspensi belakang besutan Showa dikelir merah berukuran lebih gambot, swingarm kokoh, plus tromol depan-belakang terbuat dari alumunium model belimbing.

Paling mencolok perbedaan pengeremanny Sama-sama sudah mengusung rem 2 piston dan 1 piston, namun ukuran rear disc brake Honda CRF150L lebih gambot (220mm) yang menjadikan rem belakang sang CRF lebih pakem!

Kokpit & Instrumen Mewah
Honda CRF150L vs Kawasaki KLX150 BF - Speedometer
Beda kelas
Kelebihan Honda CRF150L bukan hanya dari saat kita memandangnya, tapi saat ditunggangi. Area speedometer dan setang sang CRF memberi kesan mewah dan juga berbeda dibanding KLX 150. Pasalnya, CRF150L dengan speedometer full-digital, raiser setang dapat diubah maju-mundur sesuai selera tak perlu beli raiser tambahan, model segitiga ciamik, minus spion bulat yang merusak pemandangan seperti KLX.

Mesin Fuel-Injection (PGM-FI)
Honda CRF150L vs Kawasaki KLX150 BF - Mesin
Sama-sama berspek SOHC 2-Valve, berpendingin Udara. Namun Honda CRF150L sudah menggunakan mesin berpengabut bahan bakar fuel-injection (PGM-FI), beda dengan KLX 150 yang menggunakan karburator tradisional. Penggemar karburator mungkin menganggap sistem pengabutan BBM jenis ini lebih bersahabat bagi bengkel di pinggir jalan, atau lebih mudah dimodifikasi. Memang, ada benarnya. Namun, ada kelebihan injeksi tak bisa dibantah.

Karena semuanya dikontrol lewat ECU, fuel-injection sama sekali tak perlu perawatan berkala dan jetting ulang seperti karburator! Lebih menariknya lagi, beberapa poin selanjutnya menunjukkan kelebihan Injeksi CRF150L dibanding dengan KLX 150 yang masih menggunakan karburator.

Lebih Irit Bahan Bakar

Disebabkan semua proses pengabutan bahan bakarnya dikontrol lewat sistem elektronik (ECU), maka suplai BBM bisa dibuat sangat irit & presisi. Efeknya, Honda CRF150L punya konsumsi bahan bakar yang jauh lebih irit, apapun kondisinya. Ini bukan mengada-ngada lho, skuter matik 110cc EA’s Blog (Spacy) yang masih karburator, punya konsumsi bahan bakar yang nggak jauh beda dari 250cc single-cylinder (Z250SL) – untuk pemakaian sehari-hari & macet-macetan.

Kemudian, lantaran mengusung tangki BBM 7,2 liter (KLX 150 hanya 6,9 liter), maka Honda CRF150L juga punya jarak tempuh yang lebih jauh untuk sekali pengisian bahan bakar!
Lebih Bertenaga
Honda CRF150L vs Kawasaki KLX150 BF
Sama-sama berspek SOHC 2-Valve, memiliki pendingin Udara – namun Honda CRF150L sudah menggunakan fuel-injection punya keunggulan mutlak lainnya: Power! Berkat suplai aliran udara dan bahan bakar lebih presisi, powernya dapat ditingkatkan tanpa mengorbankan konsumsi bahan bakar.

Honda CRF150L diklaim mampu capai power maksimum 12,75 HP @ 8.000 RPM, dan juga torsi 12,43 N.m @ 6.500 RPM, jauh lebih bertenaga dibanding Kawasaki KLX 150 yang mencapai power maksimal 11,5 HP @ 8.000 RPM, plus torsi 11,3 N.m @ 6.500 RPM.

Kawasaki KLX150 tentu bisa menyamai performa CRF150L standar dengan mengubah karburator, jetting, knalpot dan juga modifikasi kopling. Namun, bisa bayangkan ketika CRF150L mendapat ubahan ECU dan knalpot juga bukan?

Sparepart Bersahabat
Saat banyak perdebatan tentang penggunaan mesin 4-tak, silinder tunggal, 149cc, SOHC 2-Valve, berpendingin udara, basis sama persis laiknya Honda Verza (yang harganya jauh lebih murah. Banyak juga yang tak sadari kalau tipe mesin legendaris berbasis CRF Competition ini bersahabat soal sparepart!

Seperti halnya Verza 150, otomatis Honda CRF150L punya subtitusi part mesin yang lebih banyak (dan murah) dibanding KLX. Mulai dari wilayah kopling, gasket set, kruk-as, dinamo starter, hingga busi! Sangat berguna ketika kondisi terdesak, atau kala dalam kondisi akhir bulan.


Lebih Valuable
Honda CRF150L vs Kawasaki KLX150 BF
Saya tak mau bilang lebih murah, sebab banderol Honda CRF150L yang mencapai Rp31,8 jutaan (OTR Jakarta) tentu bukan harga bersahabat bagi semua kalangan. Tapi kalau dibandingkan dengan Kawasaki KLX 150, yang satu ini memiliki kelasnya tersendiri.

Dengan seluruh kelebihan mutlak dibandingkan KLX 150 yang sudah disebutkan, harga Honda CRF150L lebih murah Rp1jutaan dari KLX 150 BF (Rp. 32,8 jutaan). Sang CRF bahkan masih punya keunggulan dari KLX 150 BF SE yang harganya lebih mahal Rp2,6 jutaan (Rp34,4 jutaan) lho Bro! 

Perbedaan harga tak hanya membuat kita melirik CRF150L – tapi juga membuka mata kita betapa overprice-nya Kawasaki KLX 150 yang jadi pilihan konsumen satu-satunya, selama 9 tahun belakangan.